Akidah Tauhid

Bismillahirahmanirahim…

Aqidah Tauhid

Akidah Tauhid itu pegangan utama bagi manusia dalam menjalani hidup agar selamat dunia dan akherat

Nasihat Buya HAMKA kepada Angkatan Muda Islam


Angkatan Muda saya serukan, seruan yang saya sendiri pun berjanji hendak melaksanakannya pula, sebelum kamu, sekadar tenaga yang ada padaku.

Kalian adalah harapan Islam di zaman depan. Sebab itu pelajarilah Islam. Pelajarilah dasar aqidahnya sehingga mantap, lalu kuatkan dengan ibadah, sampai menjadi darah daging.

Benamkan dirimu ke dalamnya sampai ideologi itulah kekayaanmu. Hingga kamu ridha melarat, ridha dikucilkan bahkan ridha mempunyai pendirian sendiri di dalam menilai segala soal, walaupun orang kiri-kananmu tidak berani lagi menyatakan pendirian itu.

Dengan tegaknya aqidah, dikuatkan dengan ibadah, kian lama kian leburlah diri ke dalam cita-cita. Sehingga kian tumbuhlah dalam jiwamu kepercayaan, kita manusia ini hanya alat Tuhan belaka, buat menegakkan apa yang diperintahkan-Nya.

Kalau orang komunis seperti Sudisman berdiri tegak, dengan muka tenang menunggu hukuman mati, kalau Nyono masih sempat bersyair seketika mendengarkan vonis, padahal mereka hendak menghancurkan agamamu, mengapa kamu yang mempertahankan ajaran Allah, menjaga agama pusaka akan ragu menghadapi segala kemungkinan di dalam keyakinan?

Sebabnya ialah karena belum banyak yang membenamkan dirinya ke dalam cita-citanya sebagaimana cita-cita orang komunis itu.

Islam kita terima sebagai agama, dan kita marah kalau dikatakan tidak Islam. tetapi Islam itu sendiri belum meresap ke dalam jiwa. Kita belum merasakan lezatnya iman, kita belum merasakan nikmatnya ideologi.

Yang utama dalam menegakkan ideologi bukanlah mesti bergelar alim, bukanlah ahli fiqh atau titel kesarjanaan, melainkan karakter (Quwwatul-Khulqi). Ideologi menimbulkan iradah, cita-cita menuju maksud yang mulia. Ideologi menimbulkan harga diri yang jauh lebih mahal dari harta dan tahta. Ideologi menimbulkan rasa khidmat dan kewajiban. Sebab itu seseorang yang memiliki rasa tanggung jawab lebih dahulu menunaikan kewajiibannya daripada menuntut hak.

Binalah diri ini terlebih dahulu dengan memperdalam aqidah dan ibadah, perteguh hubungan dengan Tuhan. dengan pertalian yang teguh dengan Tuhan, hadapilah tugasmu dalam hidup.

Maka apapun yang terjadi, kalian akan tetap merasa bahagia. Sebab di dalam jiwamu ada kekayaan (ideologi)”.

Sumber diambil dari :Nasihat Buya HAMKA kepada Angkatan Muda Islam


**

Aqidah

Pengertian Akidah :

  • Aqidah menurut lughoh (bahasa) adalah ikatan (عََقََدَ – يَعْقِدُ – عُقْدَةً)
  • Aqidah menurut Al Qur’an adalah perjanjian (QS. 5:1), sumpah setia (QS. 4:33), ikatan (QS. 2:237). Aqidah adalah ikatan antara seorang mukmin dengan Allah yang lahir dari perjanjian yang kokoh dan bukan main-main yang harus dipelihara, yang menuntut harus dipenuhi, yang dipentingkan, yang diutamakan, yang tidak bisa dilepaskan serta ditujukan hanya kepada Allah Swt.
  • Sedangkan Aqidah menurut Istilah adalah :

اَلْعَقِيْدَةُ هِيَ مَعْرِفَةُ اُصُوْلُ الدِّيْنِ فِى التّوْحِيْدِ ضِدُّ الشِّرْكِ لِمَا تَشَرَّعَ بِهِ اْلانْسَانُ وَاعْتَقََدَهُ

Aqidah itu adalah pemahaman (ma’rifat) yang kongkrit tentang ushuluddien (asal usul/ dasar-dasar) Dien dalam tauhid yang berlawanan dengan  syirik   yang dengannya manusia menjadikannya syari’at (ketetapan) dan i‘tikad (keyakinan).

***

Unsur pembentuk aqidah itu ada 3:

  1. Ma’rifat (pemahaman)
  2. Syari’at (ketetapan)
  3. I’tiqod (keyakinan)

Semua yang ada dimuka bumi beserta isinya termasuk manusia adalah ciptaan Allah Swt. Allah juga mengatur dengan kauniyah-Nya dan kauliyah-Nya serta memelihara seluruh ciptaan-Nya termasuk manusia (ma’rifat). Oleh karena itu manusia wajib beribadah karena memang diciptakan hanya untuk beribadah kepada-Nya (Qs: 2:21).

Allah Swt menyatakan suatu ketetapan (syari’at) bahwa agama disisi Allah ialah islam (Qs: 3:19). Suatu sistem hidup dari-Nya yang disampaikan kepada Rasul (Muhammad Saw) (Qs: 4 :48) yang berorientasi ukhrowi (Qs: 2: 207) mencakup seluruh aspek kehidupan (Qs: 2: 208) yang wajib dipakai dalam sistem kehidupan agar manusia selamat dunia dan akhirat.

Pegang teguh kalimat Tauhid dan peluklah sampai mati !!!

Sebagai ciptaan/hamba-Nya manusia harus membenarkan dan menerima Allah Swt dan penolakan kepada selain Allah. Pemahaman dan ketetapan akhirnya menjadikan itu keyakinan (i’tiqod) dengan dasar Tauhid.

Aqidah TAUHID ini merupakan pegangan pokok yang menentukan kehidupan manusia. Sikap Tauhid adalah satu-satunya jalan untuk mengharapkan kebaikan dunia dan akhirat. Adapun sikap Tauhid, yaitu :

  • Tidak Ada aturan hidup/ hukum yang haq digunakan manusia selain tunduk patuh kepada hukum Allah (Al-qur’an dan Sunnah Rasul)
  • Tidak ada Sistem hidup yang haq digunakan manusia selain sistem hidup dari Allah (Dien Islam)
  • Tidak ada Illah-Illah yang berhak diibadahi selain beribadah hanya kepada Allah Swt.

Hanya Tauhid yang bisa mengantarkan manusia hidup selamat dunia dan akhirat. Adapun aqidah selain tauhid (Syirik) hanya akan mendatangkan kesengsaraan di dunia juga merugi (khosirin) diakhirat nanti.

****

Ancaman syirik

  • Dihapus pahala ibadah selama di dunia(Qs:38:65),
  • Syirik adalah dosa yang tidak diampuni (Qs: 4:48) dan
  • Diharamkan masuk surga oleh Allah Swt (Qs: 5:72).

 

Perhatian :

  • Tulisan ini kutipan dari berbagai sumber yang dimaksudkan untuk pembelajaran bagi saya pribadi khususnya dan kita semua umat Islam.
  • Sebagai ajang pembelajaran mendekatkan diri kepada sang kholiq tentunya. Niat murni karena Allah, Insyaallah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s