Hanya Penghambaan yang Bisa Melahirkan Pertolongan

Seperti yang kita ketahui bahwa  manusia sangat memerlukan pertolongan Allah dalam menjalani hidup dan kehidupan pada dua masa kehidupannya, yaitu dunia-akhirat. Allah mengingatkan permohonan hakiki itu saat hadirnya kebaikan dan keselamatan dunia-akhirat :

Dan diantara mereka ada orang yang berdoa : ” Ya Rabb, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan perihalah kami dari siksa/adzab api neraka (QS:2:201)

Do’a diatas adalah tuntunan langsung Allah kepada kita manusia yang menyisir segala yang dibutuhkan oleh manusia. Permohonan yang hakikatnya satu paket bahkan menjadi aksi-reaksi, ataupun yang menjadi sebab-akibat satu dengan yang lainnya.

Cara menggapainya, mulai dari harapan paling ujung yaitu kebaikan di akhirat dengan kebahagiaan dalam kenikmatan syurga. Hidup yang abadi didalamnya sebagai bagian akhir kehidupan manusia setelah alam dunia. Masa ini pulalah yang menjadi akibat dari cara-cara kehidupan selama hidup di dunia.

Maksudnya, kehidupan akhirat yang berisi kebaikan adalah bagian balasan dari kehidupan yang juga berisi kebaikan di dunia.

Jika kebaikan di akhirat adalah syurga, maka kebaikan di dunia adalah Hidup menghamba dengan amal sholeh yang bisa mengantarkan manusia kepada syurga.

Renungkanlah

Qs : Al-Fatihah 1-7, yaitu :


  • Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
  • Segala puji bagi Allah, Rab semesta alam
  • Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
  • Yang menguasai hari Pembalasan
  • Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
  • Tunjukan kami ke jalan yang lurus
  • (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan(jalan) mereka yang dimurkai dan (bukan pula) mereka yang sesat.

Pada surat (Al-Fatihah (1) : 1-7) terdapat pesan mendalam tentang makna pertolongan dan pengabdian. Manusia diwajibkan membangun komitmen “ hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan” yang berarti hanya kepada Allah kita mengabdi yang dengannya pula hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Pengabdian kehambaan dalam komitmen itu ada didepan kata pertolongan

Inilah pesannya, bahwa pertolongan itu akan hadir saat kita memiliki kesanggupan untuk menjalankan fungsi penghambaan. Menjadi hamba adalah tebusan untuk kelayakan kita mendapatkan pertolongan. Sebuah pernyataan yang adil bukan? karena menyandarkan setiap penghambaan yang dilakukan oleh manusia hakikatnya adalah untuk keselamatan pribadi manusia itu sendiri.

Istilahnya “saat manusia banyak maunya, maka harus lebih banyak ibadahnya”. Saat pertolonganNya begitu sangat diperlukan, maka komitmen untuk beribadah dengan ketundukan kepadaNya harus lebih dimaksimalkan.

Pada ayat selanjutnya, Manusia harus membangun komitmen pengabdian dilanjutkan dengan permohonan untuk diberikan jalan yang lurus (shiroothol mustaqim). Sebuah jalan hidup yang dimiliki hamba-hamba Allah bukan jalan hidup penentang Allah dan Rasulnya. Penjelasannya baca (Belajar Sejarah Dalam Surat Al-Fatihah)

Inilah jalan dengan pedoman yang benar. Jalan ini adalah jalan dengan kebenaran mutlak yang tidak ada keraguan didalamnya. Bukan kebenaran relatif/kebenaran nisbi namun kepastian.

Kebenaran itu adalah dari Tuahanmu, sebab itu jangan sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu (2:147)

Renungkanlah – Belajarlah – Latihlah – Beramal sholeh ikhlas karena Allah Swt.

Ingatlah! “ Hanya penghambaan yang bisa melahirkan pertolongan….”

i proud i am a moeslem
i proud i am a moeslem

Rekomendasi bacaan :

6 Comments Add yours

  1. mtnugraha mengatakan:

    Iya bener Jod, pengen surga dan kebahagian di dunia, tapi ibadah masih kurang istiqomah …..😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s