Mencari Kebenaran

Sebelumnya mohon koreksi atas tulisan ini apabila terdapat kekeliruan dalam penulisan. Saya sadar dengan segala keterbatasan yang dimiliki, sebenarnya tidak layak bagi saya untuk menulis sesuatu yang begitu berat ini. Dengan motivasi untuk mencari kebenaran maka saya memberanikan diri untuk bersuara di blog saya sendiri tentunya😀

Oleh karena itu kepada pihak-pihak yang “masih peduli” dengan nasib kami yang masih awam dengan dunia ISLAM untuk meluruskan apabila terdapat kesalahan serta kekeliruan dalam penulisan.

Iftitah
Manusia selalu berdoa

Kutipan bagian dari ceramahnya ustd Arifin ilham yang berjudul Eksistensi Tuhan I :

Setiap orang punya standar kebenaran masing-masing, kalau standar kebenaran masih relatif maka “kebenaranya” pun akan relatif! seperti hal nya :

Semua agama adalah benar menurut kepercayaannya masing-masing adalah BENAR dan TIDAK SALAH karena menurut kepercayaannya masing-masing, tapi kalau dikaji secara rasional objektif maka tidak mungkin semua agama adalah BENAR pasti hanya ada satu kebenaran MUTLAK diantara kebenaran-kebenaran nisbi/ kebenaran relatif/ kebenaran subyektif.
Pasti ada Tuhan diantara Hantu-Hantu…
Pasti ada Agama diantara Gama-Gama…

Dimana kebenaran itu pasti datangnya dari Rabb, karena dialah yang “Ter”, “Maha”, “Paling”.
Adapun yang membedakan kebenaran itu, adalah :
1. kebenaran tidak berdasarkan wahyu.
2. kebenaran berdasarkan wahyu.

Rabb itu hanya Allah SWT tidak ada lagi Ilah-Ilah selain-Nya. Dialah yang mengutus Rasul yang membawa Huda (Al-Qur’an) dan Dien yang haq, walau orang-orang musrik TIDAK MENYUKAINYA.

Dien yang haq itu hanyalah Islam dan sesuatu yang paling “urgent” diajarkan dalam Islam adalah sikap TAUHID. Tapi entah mengapa untuk perkara yang berkenaan dengan tauhidjarang sekali dibahas dan mungkin sudah langka ditemukan sehingga tidak jarang ditemukan kesalahan-kesalahan dalam bertauhid. Respon gerakan teman-teman tidak sama bersemangatnya ketika menyikapi Pornografi/ Pornoaksi (video porno), ketika menyikapi Century, ketika menyikapi aksi brutal Israel terhadap Gaza dari pada ngebahas masalah tauhid, Mengapa ????

Katakanlah : ” Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatanya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya” (QS: AL-Khafi: 103-104)

Setiap orang yang tidak bertauhid (masih mentolelir syirik) berada dalam bahaya besar, karena syirik adalah dosa yang sangat besar dan tidak diampuni oleh Allah Swt. Segala amal perbuatan yang tidak dilandasi oleh sikap Tauhid akan sia-sia yang menyebabkan manusia itu akan merugi di akhirat nanti. Oleh karena itu, mari kita sama-sama untuk nasehat-menasehati dalam kebenaran dan menetapi kesabaran untuk (Sikap Tauhid). Sebagai mahluk ciptaan-Nya sudah sepantasnya kita mentauhidkan Allah, karena apa? karena hanya dengan sikap tauhid kita bisa memperoleh kebahagian diri dan sosial di dunia dan di akherat.

Mari sama-sama untuk : “TIDAK MENTOLELIR SYIRIK SEDIKITPUN”

3 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s