Buka mata, sadari semua…

melihatTerinspirasi dari  artikel sebuah blog yang berjudul ” Rakyat Menggugat……!” maka muncul tekad untuk ikut bersuara…

Lihatlah manusia hari ini, makin hari makin marak penuh jiwa yang rusak, benci, curiga, dendam tak pernah puas penuh medesak. Dimana kenikmatan aja membutakan mata! hati nurani manusia pun mati! adalah yang menang emosi, ambisi dan birahi karena terbius oleh pesona fatamorgana semata….

Apa yang terjadi, yaitu :

  • Pemimpin berbuat semena-mena, ketika diawal berjanji selanjutnya ingkar.
  • Para “Elite“, Hakim adil, Ahli kitab semua yang Pegang Amanat dan tanggung jawab tapi bisa disogok.
  • Saling cinta terjadi selingkuh.
  • Saudara berebut harta,  saling membunuh.
  • Yang memuja berbalik menghina, yang mengikuti haluan balikan arah.
  • Tawa canda hari ini besok berubah jadi amarah.
  • Jalinan erat berubah jadi saling menyerang
  • Wanita single parent dan tak butuh pria
  • Anak melawan orang tua

Apakah kita sudah terbiasa dengan perangai ini! Kembalilah ke dasar awal untuk apa kita diciptakan? jadikan pelajaran yang sangat berharga.

Dari semua kisah, akhiri sampai disini.

Teruslah belajar dan “alam fikir jangan pernah berhenti iringi dengan keimananmu” sampai bisa dimengerti karena saat mati semua ini (harta, tahta, syahwat) menjadi tak berarti.

Tetap terus berstandar, Buka mata sadari semua..

6 Comments Add yours

  1. Rian mengatakan:

    ada beberapa item yg saya kurang setuju mas.
    point satu.
    “Pemimpin berbuat semena-mena, ketika diawal berjanji selanjutnya ingkar.”

    Kalo ingkar itu benar, tapi kalo berbuat semena-mena itu kurang benar.🙂

    Hanya opini saja

  2. rosendi mengatakan:

    Trims atas kritikannya Mas..
    Sebagai bloger newbe saya siap menyunting lagi tulisan saya apabila ditemukan kesalahan yang tidak sesuai realita dilapangan! apalagi merugikan pihak tertentu😛
    Mohon penjelansannya, letak kurang benarnya dimana?!

    “Pemimpin berbuat semena-mena”, karena realita yang saya lihat dan rasakan dilapangan memang seperti itu… Sudah menjadi “rahasia umum” kalau para Elite ternyata korups! video2 mesum para elite, yang menunjukan krisis moral, krisis kepercayaan, dsb! perebutan kursi kekuasaan dengan jargon atas “nama rakyat” dimana masyarakat dijadikan komoditas politik hanya untuk kepentingan segelintir golongan.

    Memberantas kemiskinan memiliki arti yang ambigu, Apakah “orang” miskin yang diberantas(penggusuran pedagang kaki lima, dsb) atau memang “kemiskinannya” yang diberantas?!

    Hukum hanya berlaku untuk kaum rakyat kecil, para pencuri kelas kakap kebal hukum.

    rakyat lemah tidak berani “macem-macem” hanya bisa berkeluh kesah dan berdo’a khawatir bertindak hanya akan menambah derita yang sudah ada. Hanya orang-orang kuat saja yang berani melaporkan penyimpangan pemimpin.

  3. Abu Acho mengatakan:

    Weis mantaf bung Jodi gaduh blog oge ……… tukeran link ah bung Jodi.

    – Ikatlah Ilmu dengan Tulisan –

  4. rosendi mengatakan:

    Gaduh atuh, diajar tutulisan di blog😀
    hayu atuh tukeran link, tp urang teu apal kumaha carana?!?!
    Hee..Hee…😀
    kumha carana nya bung??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s