MANUSIA ADALAH ???

Ada banyak sekali definisi manusia, pengertian manusia menurut hukum, politik, sosial, budaya, ekonomi dan lain sebagainya sudah kita dapatkan/ pelajari dicabang ilmu pengetahuan masing-masing dikala kita masih duduk dibangku pendidikan. Tapi pernahkah terpikir tentang definisi manusia menurut Sang Pencipta yang menciptakan Alam semesta beserta isinya termasuk manusia.

Hanya sedikit sekali dari kita yang tau, mengerti, memahami serta peduli tentang apakah definisi manusia menurut pandangan sang pencipta ?? Jadi wajar saja kalau banyak manusia yang tidak kenal siapa jati diri sesungguhnya sehingga menyebabkan mereka akan berkelakuan melampaui batas, sewenang-wenang, sombong dimana hidupnya terombang-ambing dalam ketidakpastian/ ketidak jelasan. Secara sadar ataupun tidak, manusia yang tidak kenal siapa jati dirinya inilah yang menjadi aktor pembuat kerusakan dan menumpahkan darah dimuka bumi.

Marilah coba kita renungkan, bahwasanya adalah benar dan tidak bisa dipungkiri lagi bahwa manusia itu diciptakan oleh-Nya, diberi hidup dan kehidupan, diberi rezeki, diberi jodoh, diberi tempat bernaung dan semua serba-serbinya. Pada saat yang sudah ditetapkan semua manusia pasti akan mati dan dikembalikan kepada-Nya serta dimintai pertanggungjawaban. Setelah merenungkan itu apakah masih kita tak peduli ??

Apakah definisi manusia menurut Rabb ???

Dalam (QS: Al-Araf : 179) :

“Dan sesungguhnya akan kami isi neraka jahanam dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah, dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakanya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.”

Al-Qur’an telah menjadikan binatang ternak sebagai perumpamaan/ pelajaran, tentu punya maksud agar manusia memikirkannya… Bila kita perhatikan kehidupan manusia saat ini, peran binatang ternak telah tergantikan oleh manusia. Beberapa yang sering kita temui dihidup-kehidupan adalah :

  • Kalangan pemilik modal menjadikan manusia sebagai pekerja yang hanya mendapatkan buruh sekedar mengganti tenaga dan keringat yang hilang bahkan kurang dari itu
  • Wanita dan pria dieksploitasi tubuhnya untuk dijadikan barang dagangan/ pajangan
  • Atas nama talenta bakat manusia “diperah” suaranya, wajahnya, ototnya untuk diperjual belikan sebagai komoditas ekonomi
  • Cita-cita para pemuda/ pemudi “disembelih” sehingga orientasi hidupnya hanya pada materi yang menyebabkan mereka diperbudak oleh cinta, diperbudak oleh pekerjaan dan diperbudak oleh serba-serbi dunia lainnya
  • Pemimping negara menjadikan rakyatnya sebagai komoditas politik yang laku dijual dengan jargon “atas nama rakyat” untuk kepentingan segelintir manusia yang mempunyai kekuasaan
Spirit

Jadi sangatlah jelas letak kemanusian ada pada keterfungsian mata, telinga dan hati serta segala potensi manusia untuk dipergunakan untuk memahami ayat-ayat Allah, untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. Dengan menggunakan semua potensinya itu manusia akan dapat memahami makna hidup yang hakiki, karena jika tidak demikian artinya manusia tuli, bisu, dan buta meskipun secara inderawi bisa mendengar, bicara, dan melihat.

Adapun manusia yang tidak mempergunakan hati, mata, dan telinganya untuk memahami ayat-ayat Allah, untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, untuk mendengarkan ayat-ayat Allah maka Allah menyebutnya BUKAN MANUSIA, tetapi BINATANG TERNAK bahkan lebih sesat lagi..


4 Comments Add yours

  1. Mencari Jati Diri mengatakan:

    kalau menurut kamu, setuju ga kalau manusia menjadi mahluk paling sempurna dari seluruh ciptaan Tuhan…

    1. rosendi mengatakan:

      Menurut saya, saya setuju bila manusia adalah mahluk yang paling sempurna bila dilihat dari “potensi” yang dimiliki manusia yang potensi itu tidak dimiliki mahluk-mahluk ciptaan Tuhan lainnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s