Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku, Hidupku, Matiku Hanya Untuk-Mu

27 Oktober 2010 § 11 Komentar

Ustadz Aa Gym yang mengajak memanage hati kita… Ustadz Yusuf Mansyur mengajak kita sedekah… Ustadz Arifin Ilham mengajak kita dzikir… Ustadz Jeffry bikin kita gaol githo loh… Ustadz Cepot menghibur kita buat tertawa… Adakah Ustadz/ ulama yang akan mengajak kita untuk hidup bertauhid dengan semurni-murninya tauhid (Laa ilaaha illallaah Muhammadarosulullah) ?!?

Pernahkah penyeru agama (Dienullah) mendatangi kita mengajak kembali ke fitrah sejati manusia yaitu menerima Allah Swt sebagai “Rabb” dan menerima Islam sebagai Dien hidupnya dan tak meminta upah jeripayah karenanya.

Ajaran yang dibawa oleh semua Nabi & Rasul dari Nabi Adam – Nabi Muhammad Saw – Para Pelanjut Risalah adalah kalimat tauhid yaitu tidak ada illah selain Allah. Dalam QS : An-Nahl; 36 Allah Swt berfirman :

Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat untuk menyerukan “SEMBAHLAH ALLOH, DAN JAUHI THOGUT”, kemudian diantara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (Allah, Malaikat, Rasul, Al-Qur’an, Dien Islam, Hari kiamat, qada baik & buruk).

Mikir uy, Dzikir, Pegang Teguh Kalimat Tauhid;)

MAKNA KALIMAT DAN KANDUNGAN ” LAA ILAAHA ILLALLAAH “

  • Ibadah hanya kepada Allah
  • Menjauhi/ Ingkar/ kafir terhadap thogut

Orang yang menjauhi thogut tapi tidak beriman kepada Allah maka tidak bermanfaat. Begitu pula jikalau beriman kepada Allah tapi tidak menjauhi thogut maka tidak bermanfaat. Keduanya itu tidak bisa dipisah-pisahkan. Jadi orang mukmin wajib beribadah hanya kepada Allah dan wajib juga menjauhi/ ingkar/ kafir terhadap thogut.

Tentulah Allah menjelaskan secara terperinci dalam al-Qur’an dan menjabarkan bagaimana thogut. Kita tanya diri kita masing-masing, apakah saya sudah tahu apa itu thogut? apakah justru saya mendekati thogut? jangan-jangan malah saya iman kepada thogut? atau malah saya loyal kepada thogut? semua jawaban untuk bercermin ada pada diri kita sendiri, maka dari pertanyaan-pertanyaan itu mengharuskan kita untuk mengetahui tentang thogut Cuy :P (tentunya pengertian thogut menurut Al-Qur’an dan Sunnah bukan menurut selain itu).

KONSEKUENSI KALIMAT ” LAA ILAAHA ILLALLAAH “

  • Komitmen dengan tauhid
  • Meninggalkan segala bentuk syirik
  • Menjauhi/ ingkar/ kafir terhadap thogut

Para ulama seperti Syaikh Sulaiman Ibnu ‘Abdillah Ibnu Muhammad Ibnu Abdil Wahhab berkata dalam kitab beliau Taisir Al ‘Aziz Al Hamid : ” sekedar mengucapkan Laa ilaaha illallaah tanpa mengetahui makna dan tanpa mengamalkan konsekuensinya maka pengucapan Laa ilaaha illallaah-nya tersebut tidak bermanfaat. Walaupun mengucapkannya beratus-ratus kali bahkan berpuluhan juta kali dalam setiap hari, apabila tidak memahami maknanya dan tanpa komitmen dengan kandungannnya, maka amal itu tidaklah bermanfaat.

ORANG HIDUP HARUS MEMILIKI 2 KALIMAT TAUHID DI PUNDAKNYA

Laa ilaaha illallaah adalah mengabdi/ beribadah hanya kepada Alloh dan menjauhi thogut. Sebelum akhir hayat/ meninggal manusia wajib memahami maknanya dan wajib memiliki komitmen dengan kandungannnya sebab tanpa adanya Laa ilaaha illallaah dipundak seorang manusia maka matinya itu dalam keadaan jahiliyah lagi merugi :(

Secara hakekat Laa ilaaha illallaah dan mengikuti syariat Muhammadarosulullah. Dua kalimat tauhid ini tidak bisa dipisah-pisahkan. Dua kalimat toyibah ini tidak akan pernah berubah dan tidak boleh dirubah. Kembalilah ke Allah dan Rasul teman… Mari kita berkomitmen dengan dua kalimat toyibah ini. Inilah jalan yang lurus yaitu jalannya orang-orang yang Allah beri nikmat, jalannya para Nabiyin, Sidiqin, Syuhada dan Solihin. Inipula-lah doa yang selalu kita minta disetiap shalat kita…

MARI KITA BERKOMITMEN DENGAN DUA KALIMAT TAUHID INI TEMAN… (SELAMA DUNIA MASIH BERPUTAR).

Tagged: , , , , ,

§ 11 Responses to Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku, Hidupku, Matiku Hanya Untuk-Mu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Apa ini?

Saat ini Anda membaca Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku, Hidupku, Matiku Hanya Untuk-Mu pada Rosendi's Blog.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: